Limanjawi Art Exhibition
Limanjawi Art Exhibition kembali aktif setelah pandemi dengan tagline “Turning Point”, mempromosikan perdamaian dan harmoni melalui karya seni. Terletak strategis dekat Candi Borobudur dan Candi Pawon, galeri ini menampilkan pesan seniman lokal untuk dunia yang bangkit kembali, menawarkan pengalaman budaya yang mudah diakses.
- Limanjawi Art Exhibition kembali diaktifkan setelah era vakum pandemi.
- Pameran ini mengusung tagline “Turning Point” untuk situasi global yang bangkit kembali.
- Limanjawi Art Gallery berlokasi dekat Candi Borobudur, di samping Candi Pawon.
Limanjawi Art and Gallery start activating Limanjawi Art Exhibition after the vaccum era of pandemic. It has not really vacuum since mr Umar Chusaeni still does the daily art activities.
Limanjawi Art Exhibition takes tagline of “Turning Point” for the reawakened global situation after the pandemic. Still, we must concern about the war. Then, we must spread of the peacefulness and turning back to keep in peace and harmony. He and other local artists vow these messages through the canvas to everybody. Located closed to Borobudur temple next to Pawon Temple, Limanjawi Art Gallery is easy to reach. You may arrange the itinerary for a Day Tour Jogja Borobudur, or specially visit and enjoy the art gallery anytime.











FAQ (Pertanyaan Umum)
Apa tagline Limanjawi Art Exhibition?
Tagline untuk Limanjawi Art Exhibition adalah “Turning Point” untuk situasi global yang bangkit kembali setelah pandemi.
Di mana lokasi Limanjawi Art Gallery?
Limanjawi Art Gallery berlokasi dekat Candi Borobudur, tepat di samping Candi Pawon.
Siapa yang tetap melakukan kegiatan seni harian selama era vakum pandemi di Limanjawi?
Mr. Umar Chusaeni tetap melakukan kegiatan seni harian di Limanjawi bahkan selama era vakum pandemi.